Ketika sedang berlatih di fitness centre langganan saya, seorang pelatih yang saya kenal dengan baik tiba-tiba mendekati saya dan berkata:
“pak, bisnis asuransi itu jaman krisis sekarang apa masih bagus?”
“memangnya kenapa ?”, jawab saya.
“ada teman yang ngajakin saya untuk jadi agent berjualan asuransi, tapi apa bisa yah pak, jaman susah begini ?”, katanya.
Demikianlah kira-kira percakapan saya itu.
Bapak/Ibu, teman saya, teman saya, sang pelatih fitness itu kemudian bercerita bahwa dia ingin meningkatkan pendapatannya (bukankah kita semua menginginkan hal yang sama ?). Tapi tidak tahu caranya. Ada yang mengajaknya berjualan asuransi, namun dia tidak yakin bisa melakukannya.
Sebenarnya yang terjadi adalah, kita takut untuk keluar dari zona nyaman kita. Saya menyebutnya comfort zone trapped. Kita terperangkap atas hal-hal yang sudah nyaman kita kerjakan. Sehingga ketika kita harus mencoba sesuatu yang baru, rasanya tidak nyaman, bahkan menyiksa.
Untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik, kita perlu senantiasa peningkatkan penghasilan. Antara lain dengan menciptakan sumber penghasilan yang lain, atau multiple source of income (MSI).
Ciri-ciri membentuk multiple source of income adalah antara lain, tidak membutuhkan modal yang besar, tidak membutuhkan keterlibatan waktu yang besar, memberikan potensi penghasilan yang cukup besar.
Buat teman saya, menjadi penjual asuransi sebenarnya merupakan alternatif penciptaan MSI yang cukup baik. Networknya sesama member fitness centre cukup memadai untuknya memulai ‘bisnis barunya’ tadi.
Menjadi penjual atau agent asuransi tidak membutuhkan modal, dan bisa dikerjakan paruh waktu. Dan potensi penghasilannya juga tidak sedikit.
Bapak/Ibu pembaca Money&You, sebenarnya banyak yang bisa kita lakukan untuk menambah penghasilan kita. Saya pernah membahas di kolom ini dengan judul Turn Your Hobbies Into Cash. Bagaimana mengubah hobi kita menjadi salah satu sumber penghasilan kita.
Kakak ipar saya seumur hidupnya adalah seorang ibu rumah tangga. Dan ia pandai sekali memasak. Masakannya tidak kalah dengan kualitas retoran terbaik sekalipun. Setiap kali mau masak sesuatu ia menghubungi teman-teman arisannya, ada yang mau nitip enggak. Nanti dikirimi dengan menggunakan rantang.
Tadinya iseng-iseng saja, sekalian masak, ya udah masak aja rada banyakan. Bagi sama teman-teman. Dan tidak mencari untung.
Kini, banyak temannya memesan masakan untuk pesta dan catering. Hobinya berubah menjadi salah satu sumber penghasilannya. Ia berhasil menciptakan salah satu dari MSI-nya.
Saya senang mengajar, kini saya menjadi salah seorang trainer dari sebuah institusi terkemuka di Indonesia. Honornya lumayan. Hobi saya jadi salah satu MSI saya.
Kita semua mempunyai potensi, cuma harus keluar dari zona nyaman kita. Coba sajalah. Tidak nyaman sebentar, nanti juga biasa. Dan reward-nya bisa dinikmati seumur hidup.
Kepada pelatih fitness saya diatas saya berkata, “sama seperti latihan beban, pada awalnya sulit dan badan jadi sakit-sakit, namun lama kelamaan bebannya tidak berat lagi, dan badan jadi berotot”.
Semoga bermanfaat dan salam dahsyat !



