“Kontingen SEA GAMES Indonesia berangkat tanpa target!”. Demikian saya membaca komentar seorang petinggi KONI di sebuah surat kabar.
Pemirsa Money & You yang saya cintai, kita kemudian tahu sendiri, hasil yang diraih oleh para atlet Indonesia di SEA Games baru lalu di Philipina.
Kalau berangkat tanpa target, terus mau ngapain? Aneh juga, kontingen berangkat bertanding tapi tanpa target. Kalau jenderalnya sudah pesimistis begitu, bagaimana dengan moral prajuritnya.
Apa maksudnya tanpa target?
Dalam setiap kesempatan seminar, saya selalu mengatakan orang yang hidupnya tanpa tujuan (baca:tanpa target), seperti orang yang naik taksi, dan ketika ditanya oleh supir taksi mau kemana, kita menjawab “terserah ….!”
Setiap kali saya memberikan ilustrasi supir taksi tadi, hampir seluruh audience akan tertawa mambayangkan lucu dan konyolnya orang tadi.
Tapi bayangkan, ternyata sebagain terbesar dari kita juga hidup tanpa tujuan. Tanpa target yang jelas.
Hidup tanpa tujuan, tanpa target yang jelas, itu buang uang, buang waktu dan tidak membawa kita kemana-mana. Atau hidup akan membawa kita berhenti pada tempat yang tidak kita sukai.
Dalam setiap rapat di perusahaan, saya selalu menantang setiap orang di tim saya untuk menetapkan target. Dan rata-rata akan meminta target yang rendah. Kenapa ? Karena mereka takut tidak mencapai target. Jadi pilih target yang rendah-rendah saja. Supaya tercapai. Siapa yang dibohongi?
Kontingen Indonesia ke SEA GAMES tidak berani pasang target, karena takut tidak mencapainya. Siapa yang mereka bohongi?
Kita sering kali berbohong pada diri sendiri. Kita tidak berani menetapkan target yang tinggi, yang inspiratif, yang memang kita inginkan. Karena kita tidak ingin kecewa kalau kita tidak berhasil mencapainya.
Kita tidak ingin malu.
Pemirsa, sulit sekali mendapatkan yang kita inginkan, kalau yang kita inginkan juga tidak jelas. Sulit sekali untuk mendapatkan kemajuan, jika kita selalu berbohong pada diri sendiri.
Tentukan target pribadi anda. Set target yang tinggi sekalian. Target tidak perlu realistis. Nanti rencananya yang realistis.
Kalau anda malu, catat untuk kepentingan sendiri saja target anda itu. Sehingga kalaupun tidak tercapai, anda tidak malu. Tapi jangan bohongi diri kita sendiri.
Jika kita berani, nyatakan kepada keluarga, atau teman-teman target kita itu. Kita akan memperoleh leverage yang besar jika ada orang lain yang tahu target pribadi kita. Lebih berani lagi, berikan publik komitmen, sehingga semua orang tahu.
Hidup adalah pilihan. Pilih mana? Hidup biasa-biasa saja, atau hidup penuh makna. It’s your choice.
Semoga memberikan inspirasi dan salam dahsyat!



