Crisis, Lesson Learned !
Senin,3 november yang lalu, BPRLestari mengundang para nasabah “LestariFirst”-nya makan malam. Saya sengaja mengundang Faisal Basri, ekonom yang saya kagumi itu untuk bicara di hadapan para nasabah Lestari itu.




Setting dinner-nya cantik. Beberapa meja diset. Ada meja untuk berempat, ada yang bentuknya seperti bar stool. Namun banyak juga yang makan sambil berdiri dan ngobrol santai. di pinggir lapangan golf. Pork rib-nya enak. Langit cerah bercahaya bulan sabit, cuma agak panas. Thanks buat Carolina cs dari Sector yang sudah menyiapkan makan malam yang indah itu.
Pak Faisal menjelaskan dengan bahasa yang sederhana, sehingga masalah-masalah makro ekonomi yang biasanya njlimet bisa dicerna oleh saya yang awam. Kesimpulannya kemudian menukik kepada beberapa hal, yaitu:
Pertama, krisis ini merupakan koreksi atas bubble (gelembung ekonomi) yang didorong oleh hutang.
Ada pelajaran penting yang bisa kita ambil atas kasus ini. Coba lihatlah kehidupan kita, bisnis kita, apakah pertumbuhan yang kita alami itu benar-benar ada ototnya, ataukah pertumbuhan yang semata-mata didorong oleh hutang.
Kolom Money&You ini sedari awal diterbitkan selalu mengingatkan bahwa menabung itu perlu. Wealth is how much we accumulated, not how much we spend. Bukankah prilaku kita sehari-hari mungkin lebih menonjolkan bahwa we are what we spend. Spending boleh-boleh saja, asalkan tidak didorong oleh hutang yang berlebih (excessive loan). Marilah krisis ini menyadarkan kita untuk meneliti kembali prilaku konsumsi kita. (Selengkapnya )



