Investasi Seharusnya Sederhana dan Dapat Dimengerti, Sesuatu Yang Tidak Dapat Dimengerti harus dijauhi (Alex P Chandra)
Bapak/Ibu yang saya hormati, minggu lalu saya telah menjelaskan bagaimana praktek penggandaan uang dijalankan. Sistemnya adalah gali lubang tutup lubang. Sederhana.
Sistem penipuan yang terkenal dengan nama Ponzi Scheme ini telah berusia ratusan tahun, namun anehnya sampai sekarang masih saja ada tertipu olehnya.
Awamnya masyarakat kita seputar masalah investasi dan keuangan berperan terhadap masih bisanya ponzi-ponzi modern mendapatkan mangsanya.
Kita perlu mempelajari investasi dan keuangan (financial education). Dengan financial IQ yang memadai, kita dapat menterjemahkan mana investasi yang menguntungkan dan investasi yang akan menyebabkan kita buntung.
Berikut beberapa tips agar kita terhindar dari penipuan-penipuan berkedok investasi.
Investasi Seharusnya Sederhana
Prinsip pertama adalah investasi haruslah sederhana dan dapat dimengerti oleh akal kita.
Seorang sales agent sebuah produk keuangan dari sebuah bank asing ternama pernah datang kepada saya dan menawarkan produk-produk keuangannya.
Saya membacanya saja tidak mengerti. Padahal saya bukan orang baru di dunia keuangan. Sang agent menerangkan scheme investasi tadi kepada saya beberapa kali, dan tetap saya tidak mengerti. Karena tidak mengerti saya tidak membelinya. Barangkali ia menganggap saya bodoh. Biarkanlah.
Saya beranggapan “sesuatu yang tidak dapat saya mengerti haruslah dianggap tidak dapat dimengerti”. Saya mencoba mencari tahu dan bertanya. Namun jika tetap tidak dapat dimengerti, maka saya menganggapnya tidak dapat dimengerti. Karena tidak dimengerti sebaiknya kita tidak berpartisipasi dalam jenis investasi tadi.
Produk keuangan yang ditawarkan oleh sang agent tadi, anehnya ternyata laku dijual di Bali ini. Banyak teman-teman saya yang membelinya. Aneh juga. Apakah saya terlalu bodoh untuk memahaminya, ataukah teman-teman saya membelinya ‘out of knowledge’, tanpa mengerti investasi apa sesungguhnya yang dibelinya, bagaimana aturan mainnya, dan sebagainya. (Selengkapnya )



