There are never any traffic jams on the extra mile
Pada edisi-edisi terdahulu Money&You kebanyakan saya membicarakan bagaimana membangun bisnis, sekitar entrepreneurial, financial planning dan juga wealth management yang kesemuanya itu bermuara kepada tujuan kita untuk bisa hidup layak dan sejahtera. Kata orang mencapai financial freedom!.
Membangun bisnis, menjadi pengusaha, adalah pilihan yang paling banyak leverage-nya. Dan karena alat bantunya (leverage) paling banyak, kans seseorang mencapai financial goal-nya paling besar jika bergerak di kuadran ini (kuadran B). Namun sebagaimana saya sampaikan pada edisi Bagaimana Membangun Bisnis, ada satu periode yang merupakan investasi awal kita, yaitu masa-masa kita bekerja. Employment period..!
Fase awal ini merupakan kesempatan emas bagai siapapun juga untuk memulai karirnya sebagai pengusaha di masa yang akan datang. Di masa awal ini, kita belajar dan dibayar. Di masa ini kita bisa membangun network. Di masa ini kita mendapatkan specialized knowledge yang tidak diajarkan di sekolah bisnis manapun. Di masa ini kita mendapatkan kesempatkan untuk membangun reputasi.
Menurut saya employment period adalah jembatan emas ke masa depan yang lebih gemilang.
Saya agak miris juga melihat banyaknya trainer dan motivator yang memotivasi orang keluar dari pekerjaannya, tanpa mempersiapkannya dengan baik. Baik persiapan mental dan teknis.
“Kalau mau jadi orang kaya, jangan lama-lama jadi karyawan”,begitu semboyannya.
Pengalaman saya memperlihatkan, tanpa determinasi, persistence, decision, kuat, pengorbanan, kemauan yang kuat, dan specialized knowledge (pengalaman), nasihat di atas bisa menjadi bumerang.
Mungkin saya terpengaruh oleh background dan pelatihan saya sebagai banker. Yang konservatif. Yang berhati-hati. Menurut saya, life is too short to speculate (apalagi kalau sudah punya anak istri).
Makanya saya menawarkan jalur yang saya anggap, lebih aman. Lebih konservatif. Dan jalur to become financially independent (yang kita cita-citakan) dimulai pada masa employment period.
Jadi, Bapak/Ibu sekalian, berikut adalah beberapa pemikiran saya terkait dengan employment period. Mungkin dapat diperlakukan sebagai nasihat berkarir bagi teman-teman yang di kuadran E.
Target kita ketika kita bekerja adalah, satu mendapatkan pengalaman (specialiazed knowledge), kedua mendapatkan penghasilan, ketiga membangun jejaring, dan keempat menanamkan reputasi.
Untuk mencapai target kita kita harus menjadi apa yang selalu saya sebut sebagai star employee. Karyawan bintang!
Nasihat pertama untuk menjadi karyawan bintang adalah to go extra mile.
Ketika kita bekerja, maka sebenarnya kita bersaing dengan puluhan, ratusan bahkan ribuan orang lain memperebutkan posisi yang lebih baik. Tanggung jawab yang lebih besar, kesempatan yang lebih luas dan penghasilan yang lebih baik.
Jadi strategi pertama adalah kita harus berbeda. Kalau istilah marketingnya harus mempunyai differensiasi. Kita harus stand out. Kita harus menonjol dibandingkan kerumunan para kolega-kolega yang sedang bersaing tadi.
Go extra mile!
Karena kebanyakan karyawan hanya mengerjakan apa yang disuruh. Apa yang ada di-job deskripsinya. Maka ketika kita go extra mile, kita secara mendadak stand out. Sendirian !
Dedikasikan diri kita untuk melakukan lebih daripada kita dibayar. Deliver more than expected. Ketika kita melakukan hal ini secara konsisten, kita ada disisi para malaikat. Kita menarik perhatian orang-orang yang bisa menolong karir kita. Para boss mulai melirik ‘anak ini’. Pintu mulai terbuka.
Hindari mentalitas, “emangnya gue dibayar berapa?”.
Banyak diantara kita menganggap bahwa kita bekerja sesuai dengan bayaran yang kita terima. No more no less. Menurut saya bukan hal yang cerdas untuk dilakukan.
Bekerja lebih keras, kalau perlu datang paling awal, pulang paling akhir. Jangan pernah menolak pekerjaan. Siap menerima tambahan-tambahan tanggung jawab.
Give and you shall receive! Memberi dulu baru menerima. Jangan sebaliknya.
Setiap pengalaman, ketrampilan, jejaring dan reputasi yang kita akumulasikan selama bekerja akan menambah value diri kita. Dan jika value-nya naik, harganya akan naik.
Go extra mile. There are never any traffic jam on the extra mile!
Semoga bermanfaat. Salam dahsyat!