Bapak/Ibu pembaca Money&You, tulisan ini merupakan kelanjutan dari tips berkarir yang saya tulis sebelumnya. Sekedar mengingatkan, tips nomor 1 adalah bersedia dan konsisten Go Extra Mile, dan tips yang kedua adalah Bisa Dipercaya.
Dua tips yang pertama dilandasi pemikiran bahwa kita berinvestasi dengan pekerjaan kita. Horisonnya dibuat sedikit agak jauh ke depan. Targetnya bukan apa yang kita dapatkan sekarang, melainkan apa yang akan kita capai di masa yang akan datang.
Tips ketiga bersifat lebih praktis. Yang perlu dan bisa dipraktekkan sekarang juga. Yaitu ‘berprilaku-lah menyenangkan’.
Dalam hidup ini kita tidak bisa sendirian. Kita membutuhkan orang lain untuk membantu kita. Jika kita seorang bawahan, kita membutuhkan support teman-teman kita selevel untuk membantu menyelesaikan pekerjaan. Kita membutuhkan boss/atasan kita untuk membantu mempromosi diri kita. Jika kita seorang atasan, kita membutuhkan para bawahan yang bekerja dibawah koordinasi kita untuk ‘get the job done’, kita membutuhkan para bawahan itu untuk mempromosi kita ke atas.
That’s the way it works.
Wayne Rooney tidak akan pernah mencetak gol sendirian. Selalu membutuhkan Christiano Ronaldo yang menggiring bola, membutuhkan Ryan Giggs yang mengalihkan perhatian, bahkan membutuhkan Van Der Sar yang menendang bola dari gawang.
Jika perilaku Rooney tidak menyenangkan kawan-kawannya, dia tidak akan pernah mendapatkan umpan. Dan akibatnya Rooney tidak akan pernah atau sulit sekali mencetak gol, dan akibatnya Rooney will never be a star.
Jika kita sebagai bawahan, sebenarnya tugas kita cuma satu. Make our boss shining!. Membuat atasan kita bersinar. Jangan berkompetisi dengan boss kita. Kita membutuhkan dirinya untuk segera dipromosi, supaya ada posisi lowong, dan jika kita adalah orang yang berjasa terhadap promosi dirinya, sangat besar kemungkinan kitalah yang direferensikan untuk menggantikan dirinya…
Adalah suatu hal yang lumrah, jika seseorang akan ‘menolong’ orang yang telah ‘menolong’ dirinya.
Selama karir saya, saya mempunyai lebih dari 5 orang atasan langsung yang berbeda-beda. Masing-masing mempunyai karakter yang berbeda-beda. Tetapi masing-masing orang itu berjasa terhadap perkembangan karir saya.
Saya terpeleset ketika menghadapi boss saya yang terakhir (ketika BCA tidak lagi dipimpin oleh Pak Made Arnawa). Saya merasa atasan saya itu tidak kompeten. Saya merasa ia tidak layak menjadi atasan saya. Saya melawan. Dan hampir tenggelam karenanya.
Jadi advis saya, jangan berkompetisi dengan boss anda.
Katanya hanya ada 2 peraturan dalam berhubungan dengan boss kita. Rule number 1 “the boss is always right” dan rule number 2 “if the boss wrong, see rule number 1’
Sebagai atasan, tugas kita adalah membantu seluruh tim yang bekerja di bawah koordinasi kita supaya mereka perform. Kita tidak bisa mencapai apa-apa jika tidak didukung oleh mereka yang bekerja di bawah kita. Berikan pujian kepada yang berhak.
Help them to help us!
Jika kolega selevel happy kita ringan tangan, selalu supportive, memberikan semangat. Jika para bawahan happy karena kita membantu mereka, dan tidak mencuri ‘kredit’ terhadap prestasi mereka. Jika sang boss happy, karena berkat kita ia menjadi bersinar.
Maka promosi is not far away.
Semoga bermanfaat. Salam dahsyat.
Alex P Chandra




By iswara on Jun 10, 2008
artikel Bapak sangat membantu saya dalam pengembangan karir,
tentunya semua tips ini akan saya terapkan dalam pekerjaan saya
sehari-hari
By mike on Jun 17, 2008
mampir..terimakasih ..info-nya bagus2..
By gek on Jun 24, 2008
very Good articel
By Ridwan Ricardo on Jul 3, 2008
Artikel yang bagus pak. Always Think Smart Sir. Sukses selalu.