Chat dengan kami disini

Jangan mudah percaya dengan penawaran pelunasan atau pembebasan kredit menggunakan Surat Berharga Kedaulatan Keuangan Negara (SBKKN). Modus ini dapat menyasar debitur dengan menawarkan cara tertentu untuk menghapus atau melunasi kewajiban kredit kepada bank.
Pelaku biasanya menjanjikan bahwa kredit dapat dilunasi menggunakan SBKKN atau surat jaminan tertentu. Debitur kemudian dapat diarahkan untuk berhenti membayar angsuran kepada bank.
Waspadai apabila terdapat pihak yang:
Bank Lestari Bali (BPR) tidak pernah menawarkan program pelunasan kredit melalui SBKKN dan tidak pernah meminta pembayaran angsuran ke rekening pribadi.
Pembayaran angsuran Bank Lestari Bali (BPR) hanya dapat dilakukan melalui kanal resmi berikut:
1. Pembayaran Tunai
Melalui teller di kantor cabang Bank Lestari Bali (BPR) terdekat.
2. Pembayaran Non-Tunai melalui Virtual Account
Danamon: 724099 + nomor rekening Tabungan Jumbo
BCA: 00364 + nomor rekening Tabungan Jumbo
Untuk transfer dari bank lain, gunakan menu Transfer ke Bank Lain dengan tujuan Bank Danamon.
Jangan mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan penghapusan atau pelunasan kredit melalui mekanisme yang tidak jelas.
Pastikan informasi terkait kredit dan pembayaran angsuran hanya diperoleh melalui kanal resmi Bank Lestari Bali (BPR). Jika menerima penawaran yang mencurigakan, segera lakukan konfirmasi kepada Bank sebelum memberikan data pribadi, dokumen, ataupun melakukan pembayaran.

Tanggal 2 Juni lalu, episode kedua Lestari Way berlanjut. Setelah membahas topik aset alokasi pada episode perdana, maka Lestari Way kali ini menekankan pada pentingnya Asset Class. Materi ini... Selengkapnya

Tahun-tahun terakhir, Indonesia kian akrab dengan krisis, bahkan kali ini pun, Pandemi Covid-19 membawa kita pada cara hidup baru di tengah berbagai perubahan yang masif. Suka atau tidak, ini... Selengkapnya

Pandemi COVID-19 yang sedang melanda dunia saat ini berimbas juga pada kondisi perekonomian Bali. Beberapa sektor terutama pariwisata terdampak akibat dari pandemi ini. Banyak pekerja harian yang... Selengkapnya