Chat dengan kami disini

Mengatur keuangan rumah tangga penting dilakukan agar kebutuhan keluarga dapat terpenuhi dengan baik, pengeluaran lebih terkendali, dan tujuan keuangan bisa dicapai secara bertahap.
Tanpa perencanaan yang jelas, pemasukan bulanan bisa habis begitu saja untuk kebutuhan harian, sementara tabungan, dana darurat, atau rencana masa depan sering tertunda. Agar keuangan keluarga lebih sehat, berikut beberapa cara mengatur keuangan rumah tangga yang bisa mulai diterapkan.
Langkah pertama adalah mengetahui berapa total pemasukan keluarga setiap bulan dan ke mana saja uang digunakan. Catat pengeluaran rutin seperti kebutuhan makan, listrik, air, transportasi, cicilan, pendidikan anak, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Dengan mencatat pengeluaran, Anda bisa melihat pos mana yang paling besar dan mana yang masih bisa dikontrol.
Setelah mengetahui pola pengeluaran, buat anggaran bulanan berdasarkan prioritas. Pisahkan dana untuk kebutuhan utama, cicilan, tabungan, dana darurat, dan hiburan.
Anggaran ini membantu keluarga lebih disiplin dalam menggunakan uang, sehingga pengeluaran tidak hanya mengikuti keinginan, tetapi tetap sesuai kemampuan finansial.
Dalam keuangan rumah tangga, penting untuk membedakan kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan seperti makanan, tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, dan tagihan bulanan sebaiknya menjadi prioritas utama.
Sementara itu, pengeluaran untuk hiburan, belanja tambahan, atau gaya hidup bisa disesuaikan setelah kebutuhan pokok dan tabungan terpenuhi.
Dana darurat berfungsi sebagai cadangan untuk menghadapi kondisi tidak terduga, seperti biaya kesehatan, perbaikan rumah, atau kebutuhan mendesak lainnya.
Tidak harus langsung besar. Dana darurat bisa dikumpulkan secara bertahap dari sebagian pemasukan setiap bulan. Yang terpenting adalah konsisten dan tidak mudah digunakan untuk kebutuhan konsumtif.
Salah satu cara mengatur keuangan rumah tangga yang efektif adalah menyisihkan uang di awal saat menerima pemasukan. Jangan menunggu sisa uang di akhir bulan, karena biasanya dana sudah terpakai untuk berbagai kebutuhan.
Pisahkan dana untuk tabungan, dana darurat, atau simpanan keluarga agar lebih aman dan terarah.
Selain rekening harian, Anda juga bisa mempertimbangkan produk simpanan lain untuk membantu mengelola dana keluarga. Salah satunya adalah deposito, terutama untuk dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat.
Bagi Anda yang ingin menyimpan dana dengan lebih praktis, DepositoGo dari Bank Lestari Bali (BPR) bisa menjadi salah satu pilihan. Dapatkan bunga 6% per tahun, dengan nominal penempatan Rp25 Juta hingga Rp50 Juta, jangka waktu selama 3 bulan, dan dapat dicairkan sewaktu-waktu tanpa pinalti.
Cara mengatur keuangan rumah tangga bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti mencatat pengeluaran, membuat anggaran, menyiapkan dana darurat, dan menyisihkan uang di awal.
Dengan pengelolaan yang lebih terencana, keuangan keluarga dapat menjadi lebih sehat dan tujuan finansial lebih mudah dicapai. Untuk dana yang ingin disimpan dalam jangka waktu tertentu, DepositoGo bisa menjadi salah satu opsi simpanan yang praktis dan mudah diakses tanpa harus ke bank.
Mau hitung simulasinya dulu? Klik https://bprlestari.com/id/deposito/kalkulator-deposito

The conditions of the Balinese people who were affected by the domino effect caused by the pandemic evoked BPR Lestari's sense of empathy to share with people in need. A total of... Read More

Alex P. Chandra or well-known as APC, is the man behind BPR Lestari’s success story. But who knows, that in the beginning of his journey, he jeopardized almost all of his money and... Read More

Dalam ajang Infobank 10th Digital Brand Award 2021, BPR Lestari berhasil meraih 3 penghargaan dalam kategori BPR Beraset Rp 1 Triliun ke Atas, The Best Digital Brand of The Year 2021 dan Golden... Read More