Chat dengan kami disini

Pernah tiba-tiba menerima transfer dari orang yang tidak dikenal? Jangan buru-buru menggunakan ataupun mengembalikan dana tersebut. Transfer tak dikenal bisa saja merupakan kesalahan biasa. Namun, dalam kondisi tertentu, hal ini juga dapat menjadi bagian dari modus penipuan salah transfer. Karena itu, tetap tenang dan lakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan.
Pelaku biasanya menghubungi korban dan mengaku telah salah mentransfer sejumlah uang. Untuk meyakinkan korban, pelaku dapat menunjukkan bukti transfer lalu meminta dana segera dikembalikan ke rekening tertentu dengan berbagai alasan mendesak. Dalam modus tertentu, dana yang masuk juga dapat berkaitan dengan transaksi ilegal atau penyalahgunaan data pribadi pada layanan pinjaman online. Karena itu, jangan langsung mengikuti instruksi pihak yang tidak dikenal, meskipun mereka mendesak Anda untuk segera mengembalikan dana.
Jika menemukan dana yang tidak Anda kenali masuk ke rekening, lakukan langkah berikut:
Permintaan yang mendesak sering digunakan untuk membuat korban bertindak tanpa melakukan verifikasi. Jika menerima transfer mencurigakan, pastikan terlebih dahulu asal dan status transaksi melalui bank. Hindari mengirim dana ke rekening lain hanya berdasarkan instruksi seseorang yang menghubungi Anda melalui telepon, WhatsApp, atau kanal lainnya. Bagi nasabah Bank Lestari Bali (BPR) yang menemukan transaksi mencurigakan pada rekening, segera hubungi Customer Care 081999684000.

Membuka tahun 2021, BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) meresmikan Kantor Cabang Sanur pada Rabu lalu (14/01). Kantor yang berlokasi di By Pass Ngurah Rai, Sanur Denpasar ini merupakan... Read More

New surprises are presented by BPR Lestari Bali in 2021, after last year's Hujan Emas was launched every week, this year it will be even more exciting because customers can have the opportunity... Read More

BPR Lestari started its journey in the banking business in late 1999. "November 1999 was the time when BI (Central Bank of the Republic of Indonesia) issued approval letter for the... Read More